Which office item can make your influence stick?

Yes! 50 Scientifically Proven Ways to be Persuasive 
Bab 10 Which office item can make your influence stick?
Personalized Reciprocity (Resiprositas Personal)

1. Problem

Di dunia kerja yang serba cepat, meja kita sering kali penuh dengan tumpukan laporan, surat, dan dokumen yang berebut perhatian. Saat kita mengirimkan permintaan (misalnya: meminta seseorang mengisi survei atau meninjau laporan), sering kali permintaan itu tenggelam menjadi "jarum di tumpukan jerami". Pesan yang terlihat standar, massal, dan tidak personal sangat mudah diabaikan atau ditunda pengerjaannya oleh penerima.

2. Prinsip Psikologis

Personalized Reciprocity (Resiprositas Personal). Manusia menghargai upaya ekstra. Ketika seseorang melihat bahwa Anda meluangkan waktu untuk memberikan sentuhan personal (seperti menulis pesan tangan), mereka merasakan adanya effort (upaya) lebih dari Anda. Berdasarkan norma timbal balik, mereka merasa berkewajiban untuk "membayar" upaya personal Anda itu dengan cara menyetujui permintaan Anda. Sentuhan personal adalah "lem sosial" yang merekatkan kepatuhan.

3. Bukti Penelitian

Ilmuwan sosial Randy Garner melakukan serangkaian eksperimen dengan mengirimkan survei kuesioner ke berbagai orang:

Eksperimen 1:

Kelompok A (Sticky Note Tulisan Tangan): Survei ditempeli Post-it Note dengan pesan tulisan tangan. Respon: 75%.

Kelompok B (Tulisan di Kertas): Pesan tulisan tangan yang sama ditulis langsung di lembar pengantar (tanpa Post-it). Respon: 48%.

Kelompok C (Polos): Hanya surat pengantar standar. Respon: 36%.

Eksperimen 2 (Uji Perhatian):

Apakah ini hanya karena warna kuning neon yang mencolok? Garner mencoba menempelkan Post-it kosong (tanpa tulisan). Hasilnya, responnya jauh lebih rendah (43%) dibandingkan Post-it bertulisan tangan (69%).

Temuan Tambahan: Mereka yang menerima sticky note bertulisan tangan tidak hanya lebih banyak yang membalas, tetapi juga membalas lebih cepat dan memberikan jawaban yang lebih detail/berkualitas.

4. Lima contoh penerapan taktis dalam kehidupan sehari-hari

Pengajuan Laporan Penting: Jangan hanya menaruh tumpukan laporan di meja bos atau klien. Tempelkan sticky note dengan pesan tulisan tangan singkat: "Pak Budi, mohon cek halaman 5, saya rasa ini poin kuncinya. Terima kasih - [Inisial Anda]." Sentuhan kecil ini membuat dokumen Anda menonjol secara psikologis dari tumpukan dokumen "mati" lainnya.

Meningkatkan Respon Survei Karyawan: Jika HRD atau manajemen menyebarkan formulir fisik yang wajib diisi karyawan, jangan hanya ditaruh di pigeon hole mereka. Luangkan waktu untuk menempelkan catatan kecil bertuliskan "Mohon bantuannya ya" atau sekadar inisial nama penerima. Upaya "lelah" Anda menempel satu-satu akan dibayar dengan tingkat pengembalian formulir yang tinggi.

Menagih Tugas/Invoice (The Soft Nudge): Menagih rekan kerja atau klien kadang terasa kaku jika lewat surat resmi. Gunakan sticky note pada dokumen tagihan untuk melembutkan suasana sekaligus meningkatkan urgensi. "Hai Rina, tolong diproses ya, terima kasih!" Pesan ini terasa personal, sehingga Rina akan merasa tidak enak hati jika menundanya, dibandingkan jika ia hanya menerima dokumen formal.

Personalisasi CV/Proposal: Di tengah ratusan lamaran kerja atau proposal bisnis yang formatnya seragam, tempelkan catatan kecil yang ditujukan spesifik kepada pembaca (jika dikirim fisik). "Untuk Bapak [Nama], saya sangat mengagumi karya Bapak di proyek X." Ini menunjukkan Anda tidak sedang menyebar "surat kaleng" ke semua orang, tapi benar-benar menargetkan mereka.

Kualitas Umpan Balik (Feedback): Jika Anda membutuhkan masukan yang mendalam (bukan sekadar jawaban "Oke"), gunakan teknik ini. Penelitian menunjukkan bahwa sentuhan personal membuat orang memberi jawaban yang lebih panjang dan detail. Jadi, jika Anda butuh review detail untuk draft tulisan Anda, berikan catatan tangan yang tulus meminta pendapat mereka.

Leave a Comment