Flat Broke

ASML's Architects 
Bab 56
Flat Broke

#1: Dasar Jurang Keuangan (Awal 1988)

ASM International mencapai titik terendah. Kerugian total 3 tahun mencapai $64 juta.

- Beban ASML: Dari kerugian $23 juta ASM di tahun 1987, ASML menyumbang $8 juta. ASML menjadi "batu di leher Arthur del Prado".
- Kegagalan Investor: Del Prado gagal mencari investor pendamping (Jepang, dana ekuitas negara, dll). Bank memberi ultimatum.
- Philips Terjepit: Bank NMB meminta Philips menjamin kredit tambahan $25 juta. Philips juga memaksa divisi Elcoma menjamin pembelian 75 stepper selama beberapa tahun ke depan.

#2: Kebutaan Optimisme dan Black Monday (1987-1988)

CFO baru ASM, André van Rhee, kagum sekaligus ngeri dengan optimisme Del Prado yang "tak tergoyahkan" meskipun perusahaan terbakar.

- Black Monday (19 Okt 1987): Krisis pasar saham menghancurkan rencana penjualan anak perusahaan ASM Fico.
- Obral Aset: Del Prado terpaksa menjual anak perusahaan berharga, termasuk ASM Ion Implant (ke Varian) dan mendaftarkan ASM Pacific Technology di bursa Hong Kong untuk mendapatkan uang tunai.

#3: Profil Perusahaan "Jujur" De Leeuw

Willem de Leeuw menyusun rencana bisnis "upaya terakhir":

- Data Kritis: ASML punya 380 karyawan, 2 versi mesin PAS 2500, dan membutuhkan infus modal $38 juta untuk bertahan hingga untung pada 1990.
- Realitas Investasi: ASM dan Philips sudah menginvestasikan total $65 juta (+ $12 juta pinjaman Philips), dan pemegang saham tidak sanggup lagi.

#4: Bluffing Verdonschot vs Akuntan Philips (Musim Semi 1988)

ASML mencapai batas kredit $25 juta dan tidak bisa membayar gaji ($1,3 juta).

- Konfrontasi Jaguar: CFO ASML, Gerard Verdonschot, dipanggil oleh Jaap Gooijer (akuntan Philips) di parkiran.
- Ancaman Penutupan: Gooijer menyatakan, "Gerbang ditutup. Kami menarik diri."
- Bluffing: Verdonschot menantang Gooijer untuk mengumumkannya sendiri: "Saya akan siapkan podium untuk Anda jam 5 sore ini agar Anda bisa naik dan memberi tahu semua orang."
- Hasil: Gooijer panik ("Saya cuma akuntan sederhana") dan akhirnya mentransfer uang gaji keesokan harinya. Permainan kucing-tikus ini berlanjut selama 3 bulan.

#5: Perpisahan Del Prado dan Intervensi Gerd Lorenz

ASM benar-benar bangkrut (flat broke) dan tidak bisa menyetor modal lagi. Del Prado terpaksa menyerahkan "anak emasnya" (ASML) sepenuhnya.

- Rapat Eksekutif Philips: Dewan Philips yang dipimpin Cor van der Klugt sebenarnya ingin menutup ASML.
- Pahlawan Lorenz: Gerd Lorenz (anggota dewan baru asal Jerman) memberikan pidato berapi-api tentang kemandirian teknologi Eropa dan bahaya ketergantungan pada Asia. Pidatonya membalikkan keadaan.
- Keputusan Agustus 1988: Philips setuju mengambil alih seluruh saham dan utang ASM di ASML. Del Prado kehilangan seluruh investasinya sebesar $35 juta.

#6: Struktur Baru Pasca-Perceraian

Aliansi berakhir dengan kontrak sederhana.
- Hak Nama: ASML boleh menggunakan nama "ASM" selama 10 tahun lagi.
- Klausul IPO: Jika ASML go public atau dijual dalam 5 tahun, ASM masih mendapat bagian (tapi ASML baru IPO 7 tahun kemudian, 1995).
- Struktur NMB: Philips menyusun struktur kepemilikan baru dengan Bank NMB (menggantikan posisi ASM) agar ASML tetap bisa menerima subsidi ganda (sebagai perusahaan independen) dari pemerintah Belanda dan EEC, sesuatu yang tidak bisa didapat jika dimiliki penuh oleh Philips.

Leave a Comment