Soviet Silicon Valley

Chip War 
Bab 7
Soviet Silicon Valley

#1: Pertukaran Pelajar dan Mata-mata Industri (Musim Gugur 1959)
Pada musim gugur 1959, Anatoly Trutko, seorang insinyur semikonduktor Soviet, tiba di Stanford University sebagai bagian dari pertukaran pelajar langka di tengah Perang Dingin. Ia bahkan menghadiri kuliah William Shockley dan meminta tanda tangan pada buku teksnya—di mana Shockley sempat memarahi Trutko karena Soviet tidak membayar royalti terjemahan bukunya.

Pemerintah AS mengizinkan ini meskipun CIA melaporkan pada 1959 bahwa AS hanya unggul 2 hingga 4 tahun saja dari Soviet dalam hal kualitas dan kuantitas transistor. Faktanya, beberapa pelajar pertukaran ini dicurigai (dan kemudian dikonfirmasi) sebagai agen KGB yang bertugas menyerap teknologi Silicon Valley untuk tujuan industri pertahanan Soviet.

#2: Upaya Domestik: Prototipe IC Soviet (1962)
Soviet menyadari bahwa semikonduktor adalah kunci kekuatan militer. Mereka mendirikan pabrik di seluruh negeri, termasuk di Riga, di mana insinyur muda Yuri Osokin bekerja.

Terinspirasi oleh peluncuran satelit Sputnik, Osokin dan timnya bekerja keras meniru inovasi Barat. Pada tahun 1962, Osokin berhasil memproduksi prototipe Integrated Circuit (IC) Soviet yang pertama—sebuah sirkuit dengan beberapa komponen dalam satu keping germanium, membuktikan bahwa sains Soviet mampu mengejar ketertinggalan.

#3: Pelarian Dua Insinyur Komunis Amerika
Ironisnya, dorongan terbesar bagi industri mikroelektronika Soviet datang dari dua orang Amerika: Joel Barr dan Alfred Sarant. Mereka adalah insinyur elektro yang tergabung dalam jaringan mata-mata atom Julius Rosenberg.

Ketika FBI mulai membongkar jaringan tersebut di akhir 1940-an, Barr dan Sarant melarikan diri ke Uni Soviet. Meskipun bukan ahli komputer, status mereka sebagai "mata-mata Amerika" memberi mereka prestise tinggi di Moskow. Mereka membangun komputer Soviet bernama UM (Russian for "mind") dan bermimpi membangun pusat teknologi yang meniru AS.

#4: "Showcase" untuk Khrushchev (4 Mei 1962)
Untuk mewujudkan mimpi tersebut, birokrat Soviet Alexander Shokin mengatur pertemuan antara Barr, Sarant, dan pemimpin Soviet Nikita Khrushchev pada 4 Mei 1962 di Leningrad.

Dalam pertemuan itu, kedua mantan mata-mata Amerika tersebut memamerkan keajaiban mikroelektronika: radio yang pas di telinga dan komputer yang bisa mencetak nama Khrushchev. Mereka meyakinkan Khrushchev bahwa mikroelektronika adalah "otak mekanis" masa depan yang penting untuk perisai rudal nuklir.

#5: Zelenograd: Silicon Valley yang Terencana
Terpukau oleh presentasi tersebut, Khrushchev menyetujui pembangunan kota khusus semikonduktor di pinggiran Moskow yang diberi nama Zelenograd ("Kota Hijau").

Berbeda dengan Silicon Valley di California yang tumbuh organik dari budaya startup dan modal ventura, Zelenograd adalah proyek negara yang direncanakan secara terpusat (top-down). Kota ini dilengkapi dengan fasilitas riset, pabrik, dan universitas (Moscow Institute of Electronic Technology) yang arsitekturnya meniru kampus-kampus Barat. Ini adalah upaya ambisius Soviet untuk menciptakan ekosistem inovasi buatan demi "mengejar dan melampaui" Amerika.

Leave a Comment