Contrast Effect

The Art of Thinking Clearly 
Bab 10
Contrast Effect

1. Nama Fallacy (Termasuk Alias)
Nama Utama: Contrast Effect (Efek Kontras).
Deskripsi Judul: "Tinggalkan Teman Supermodelmu di Rumah" (Leave Your Supermodel Friends at Home).

2. Penjelasan Fallacy
Apa itu Contrast Effect? Ini adalah kesalahan logika di mana kita menilai sesuatu (cantik, mahal, atau besar) bukan secara absolut, melainkan berdasarkan perbandingannya dengan sesuatu yang lain (jelek, murah, atau kecil) yang ada di hadapan kita. Kita kesulitan melakukan penilaian mutlak. Akibatnya, kita bereaksi berlebihan terhadap perbedaan yang mencolok (seperti suara tembakan), tetapi sering gagal menyadari perubahan yang kecil dan bertahap (seperti inflasi atau trik sulap).

Mengapa dinamakan demikian? Dinamakan Contrast Effect karena penilaian kita terdistorsi oleh "kontras" antara dua hal. Contoh klasiknya adalah eksperimen sekolah: tangan yang dicelupkan ke air es lalu ke air hangat akan merasa air itu panas, sedangkan tangan yang dari air hangat akan merasa air itu dingin, padahal suhu airnya sama. Persepsi kita bergantung pada apa yang terjadi sebelumnya.

3. Ranking Probabilitas Terjadi di Masyarakat
Skor: 5/5 (Sangat Sering / Dieksploitasi Industri)
Alasan: Artikel menyebutkan ini sebagai kesalahpahaman umum (common misconception). Hampir semua industri yang menawarkan opsi upgrade (seperti mobil atau tiket pesawat) dan bisnis diskon mengeksploitasi ilusi ini. Tanpa efek ini, bisnis diskon akan sulit bertahan.

4. 3 Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari
- Cerita Sid & Harry (Toko Baju): Sid berpura-pura salah dengar harga jas. Harry berteriak "$42" (harga yang digelembungkan), lalu Sid memberi tahu pelanggan harganya "$22". Pelanggan buru-buru membeli jas itu karena $22 terasa sangat murah jika dikontraskan dengan $42, padahal mungkin harga aslinya memang segitu.

- Aksesori Mobil & Diskon: Kita memesan jok kulit seharga $3.000 untuk mobil baru seharga $60.000 karena dibandingkan dengan harga mobilnya, $3.000 terasa seperti uang receh (pittance). Begitu juga barang diskon: produk yang turun dari $100 ke $70 tampak lebih bernilai daripada produk yang memang harganya selalu $70.

- Irrasionalitas Jarak Tempuh: Orang rela berjalan 10 menit untuk menghemat $10 saat membeli makanan, tapi tidak mau berjalan 10 menit untuk menghemat $10 saat membeli jas seharga $1.000. Ini tidak logis karena 10 menit adalah 10 menit dan $10 adalah $10; nilai absolutnya sama, tapi "rasanya" beda karena kontras.

5. Tips untuk Menghindari Fallacy Ini
- Strategi Sosial: Jika Anda mencari pasangan, jangan pernah pergi bersama teman-teman Anda yang selevel supermodel. Orang akan menilai Anda kurang menarik dibandingkan aslinya karena efek kontras. Pergilah sendiri, atau lebih baik lagi, ajak dua teman yang "jelek".

- Abaikan Harga Awal: Dalam berbelanja atau investasi saham, abaikan "harga awal" atau "harga puncak". Harga saham yang turun 50% dari puncaknya bukan berarti "murah"; yang penting adalah apakah ke depannya akan naik atau turun.

- Waspada Perubahan Bertahap: Sadarilah bahwa otak kita lemah mendeteksi perubahan kecil (seperti inflasi atau pencopet yang menyentuh ringan saat ada tekanan kuat di bagian tubuh lain). Jangan hanya bereaksi pada kejutan besar.

Leave a Comment