Chip War
Bab 3
Noyce, Kilby, and the Integrated Circuit
#1: Kegagalan Shockley dan Lahirnya Silicon Valley (1955 - 1957)
William Shockley mendirikan Shockley Semiconductor pada tahun 1955 di Mountain View, California, dengan ambisi menjadi kaya dan terkenal. Namun, gaya manajemennya yang buruk dan toksik membuat para pegawainya tidak betah.
Sekitar satu tahun sebelum musim panas 1958 (sekitar 1957), delapan insinyur terbaiknya ("The Traitorous Eight") yang dipimpin oleh Bob Noyce memutuskan keluar.
Mereka mendirikan Fairchild Semiconductor, sebuah langkah yang dianggap sebagai awal mula berdirinya Silicon Valley.
#2: Jack Kilby dan Solusi "Tyranny of Numbers" (Musim Panas 1958)
Pada tahun 1958, Jack Kilby meninggalkan pekerjaan lamanya dan bergabung dengan Texas Instruments (TI) di Dallas. Ia tiba di sana sekitar masa liburan bulan Juli 1958.
Karena belum memiliki jatah cuti, Kilby bekerja sendirian di laboratorium yang sepi selama dua minggu. Di momen itulah ia memikirkan cara memangkas kerumitan kabel (tyranny of numbers).
Ia menyadari bahwa resistor, kapasitor, dan transistor dapat dibuat dari satu blok material yang sama. Ia berhasil menciptakan Integrated Circuit (IC) pertama, di mana komponen-komponen berada dalam satu lempengan (chip) namun masih dihubungkan dengan kabel eksternal.
#3: Inovasi Jean Hoerni: Proses Planar
Di sisi lain, di Fairchild Semiconductor, rekan Bob Noyce yang bernama Jean Hoerni mengembangkan metode baru yang disebut "Planar Process".
Alih-alih struktur "mesa" yang rentan debu, Hoerni melapisi transistor dengan silikon dioksida (kaca) sebagai pelindung. Metode ini membuat permukaan chip menjadi datar dan komponen di dalamnya terlindungi dari kontaminasi, meningkatkan reliabilitas secara drastis.
#4: "Monolithic" Chip Bob Noyce (Beberapa Bulan Setelah Kilby)
Beberapa bulan setelah penemuan Kilby (akhir 1958 atau awal 1959), Bob Noyce menyadari potensi besar dari proses planar Hoerni.
Berbeda dengan Kilby yang masih menggunakan kabel halus, Noyce menggunakan lapisan pelindung silikon dioksida sebagai isolator dan mencetak jalur logam di atasnya untuk menghubungkan komponen.
Hasilnya adalah sirkuit terpadu yang benar-benar monolithic (utuh tanpa kabel fisik yang menggantung). Versi Noyce ini lebih unggul untuk diproduksi massal dibandingkan versi Kilby.
#5: Tantangan Biaya di Awal Penemuan
Meskipun Noyce dan rekannya, Gordon Moore, menyadari bahwa Integrated Circuit adalah masa depan karena hemat energi dan ukurannya kecil, mereka menghadapi kendala ekonomi.
Pada saat awal ditemukan, biaya pembuatan IC Noyce lima puluh kali lipat lebih mahal daripada merakit komponen terpisah. Tantangan terbesar Fairchild pasca penemuan ini adalah meyakinkan pasar untuk membeli produk yang secara teknis brilian namun harganya sangat tinggi.