OpenRouter baru saja merilis data masif hasil analisis 100 Triliun Token yang lewat di platform mereka selama setahun terakhir. Hasilnya mengejutkan! Dominasi model tertutup mulai goyah.
OpenRouter baru saja merilis data masif hasil analisis 100 Triliun Token yang lewat di platform mereka selama setahun terakhir. Hasilnya mengejutkan! Dominasi model tertutup mulai goyah.
Ini bedahan insight-nya:
1. ⚠️ Problem Statement (Mitos vs Fakta)
Mitos: “Model Tertutup (Closed Source) kayak GPT-4 akan selalu menang.”
Fakta: Data menunjukkan adopsi model Open Source (OSS) naik pesat hingga 30% pangsa pasar, terutama didorong oleh model-model efisien dari China.
2. 📈 Findings & Tren Utama
🇨🇳 Kebangkitan Model China: DeepSeek (14T tokens) dan Qwen (5T tokens) menjadi raja di ranah Open Source, mengalahkan Llama milik Meta (4T tokens).
📉 Kematian Model Kecil: Model “Small” (<15B params) mulai ditinggalkan. Developer beralih ke “Medium Models” (15B-70B params) yang dianggap sweet spot antara kecerdasan dan biaya.
🧠 Reasoning is the New Standard: Sejak rilis OpenAI o1, tren bergeser dari “prediksi kata cepat” ke “berpikir multi-langkah” (System 2 thinking).
🎭 Roleplay & Coding: Dua kategori ini menjadi penggerak utama volume token, membuktikan bahwa AI bukan cuma buat nanya resep atau email kantor.
3. 💡 Key Takeaways
Diversifikasi: Jangan cuma bergantung sama satu provider (OpenAI). Ekosistem Open Source sudah sangat matang dan kompetitif.
Agentic Era: Penggunaan Tool Calling (AI yang bisa pakai alat) terus meningkat. Masa depan adalah agen otonom, bukan sekadar chatbot.
Medium is Premium: Kalau mau self-hosting, cari model ukuran 30B-70B (seperti Qwen Coder). Itu standar emas baru.
🔗 Baca Laporan Lengkapnya: https://openrouter.ai/state-of-ai
#ArtificialIntelligence #OpenSource #DeepSeek #Qwen #LLM #OpenRouter #StateOfAI #TechTrends #DataScience #MachineLearning