The Art of Thinking Clearly
Bab 88
Illusion of Attention
1. Nama Fallacy (Termasuk Alias)
Nama Utama: Illusion of Attention (Ilusi Perhatian).
Deskripsi Judul: "You Have No Idea What You Are Overlooking" (Anda Tidak Tahu Apa yang Anda Lewatkan).
2. Penjelasan Fallacy
Apa itu Illusion of Attention? Ini adalah keyakinan keliru bahwa kita memperhatikan segala sesuatu yang terjadi di depan mata kita. Pada kenyataannya, kita sering kali hanya melihat apa yang sedang menjadi fokus kita dan sepenuhnya buta terhadap hal-hal lain, meskipun hal tersebut sangat besar dan mencolok.
Mengapa ini terjadi? Otak kita memiliki kapasitas terbatas. Untuk fokus pada tugas tertentu, otak harus menyaring informasi yang dianggap "tidak relevan".
Fenomena ini terkenal lewat tes "Invisible Gorilla". Ketika kita sibuk menghitung operan bola (tugas fokus), kita menjadi buta terhadap gorila yang berjalan di tengah layar. Kita melewatkan "Gorila di dalam ruangan"—istilah untuk topik yang sangat mendesak dan penting, tetapi tidak ada yang melihatnya karena semua orang terlalu fokus pada hal lain.
3. Ranking Probabilitas Terjadi di Masyarakat
Skor: 5/5 (Sangat Sering / Bahaya Keselamatan)
Alasan: Ilusi ini terjadi setiap saat, mulai dari mengemudi sambil menelepon hingga manajemen perusahaan. Bahayanya adalah kita yakin kita sadar, padahal tidak. Kita tidak tahu apa yang tidak kita ketahui (unknown unknowns).
4. 3 Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari
- The Invisible Gorilla (Simons & Chabris): Dalam eksperimen klasik, penonton diminta menghitung jumlah operan bola tim berbaju putih. Di tengah video, seseorang berkostum gorila masuk, memukul dada, dan pergi. Hasilnya: 50% penonton tidak melihat gorila itu sama sekali karena terlalu fokus menghitung bola.
- GPS vs. Banjir: Di Inggris, pengemudi mobil mengemudi lurus ke sungai yang meluap meski ada tanda peringatan. Mengapa? Mereka begitu fokus menatap layar navigasi (GPS) mobil mereka sehingga mereka mengabaikan realitas fisik (air sungai) yang ada tepat di depan kaca depan mereka.
- Kebangkrutan Swissair: Maskapai Swissair begitu terobsesi (fokus) pada strategi ekspansi sehingga mereka benar-benar melewatkan masalah likuiditas kas yang menipis ("gorila") yang ada di depan mata. Akibatnya, mereka bangkrut pada 2001. Mereka melihat detail ekspansi, tapi buta terhadap gambaran besar kelangsungan hidup perusahaan.
5. Tips untuk Menghindari Fallacy Ini
- Hapus Ilusi "Saya Tahu Segalanya": Akui bahwa pandangan Anda terbatas. Sadari bahwa fokus yang tajam pada satu hal berarti kebutaan pada hal lain.
- Pindai Pinggiran (Periphery): Jangan hanya fokus pada isu utama yang "panas". Secara sadar, alihkan perhatian ke hal-hal yang sunyi, lambat, atau berada di pinggiran pandangan Anda. Tanyakan: "Apa yang tidak dibicarakan orang?"
- Pikirkan yang Tak Terpikirkan: Hal yang besar dan aneh hanya akan terlihat jika kita mengharapkannya ada. Latih otak untuk mempertimbangkan skenario yang tampaknya mustahil agar Anda bisa melihatnya jika itu benar-benar terjadi.