Exponential Growth

The Art of Thinking Clearly 
Bab 34
Exponential Growth

1. Nama Fallacy (Termasuk Alias)
Nama Utama: Exponential Growth (Pertumbuhan Eksponensial).
Deskripsi Judul: "Tercengang oleh Selembar Kertas" (Stumped by a Sheet of Paper).

2. Penjelasan Fallacy
Apa itu Exponential Growth? Ini adalah fenomena matematika di mana sebuah nilai meningkat berdasarkan persentase dari total sebelumnya (misal: melipatgandakan diri), bukan penambahan jumlah tetap. Manusia memahami pertumbuhan linear (1, 2, 3, 4) secara intuitif, tetapi sama sekali tidak memiliki perasaan (no sense) terhadap pertumbuhan eksponensial (1, 2, 4, 8, 16...). Akibatnya, kita sering meremehkan seberapa cepat sesuatu bisa berkembang menjadi angka yang fantastis.

Mengapa dinamakan demikian? Dinamakan Exponential Growth karena laju pertumbuhannya mengikuti fungsi eksponen (pangkat), bukan fungsi linear (garis lurus). Artikel menekankan perbedaan drastis antara kehidupan nenek moyang kita yang linear (mengumpulkan beri 2x lebih lama dapat 2x lebih banyak) dengan dunia modern yang penuh persentase (inflasi, bunga, data), di mana intuisi purba kita gagal total memahaminya.

3. Ranking Probabilitas Terjadi di Masyarakat
Skor: 5/5 (Sangat Sering / Buta Secara Intuitif)
Alasan: Penulis menegaskan: "Jangan percaya intuisi Anda. Anda tidak memilikinya" (You don’t have any) terkait laju pertumbuhan ini. Otak kita berevolusi di Zaman Batu yang serba linear. Kita tidak bisa secara otomatis membayangkan dampak inflasi 5% atau pertumbuhan bakteri tanpa bantuan alat hitung.

4. 3 Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari
- Melipat Kertas & Uang: Jika selembar kertas (tebal 0,004 inci) dilipat 50 kali, seberapa tebal jadinya? Intuisi kita mungkin menebak setebal buku telepon. Faktanya: tebalnya mencapai 60 juta mil (jarak Bumi ke Matahari). Sama halnya memilih uang: $1.000/hari selama 30 hari ($30.000) kalah jauh dibandingkan 1 sen yang digandakan setiap hari selama 30 hari (lebih dari $5 juta).

- Legenda Papan Catur: Seorang bijak meminta raja mengisi papan catur dengan beras: 1 butir di kotak pertama, 2 di kedua, 4 di ketiga, dst. Raja mengira itu permintaan sederhana (mungkin satu karung beras). Ternyata, total berasnya melebihi seluruh persediaan beras yang bisa tumbuh di bumi. Raja tertipu oleh ketidakmampuannya memahami eksponensial.

- Inflasi & Kecelakaan (Angka 70): Politisi berkata kecelakaan naik 7% per tahun, atau inflasi 5%. Kita merasa angka itu kecil. Namun jika dihitung: kecelakaan akan dua kali lipat hanya dalam 10 tahun, dan nilai uang Anda akan tinggal setengah dalam 14 tahun. Kita gagal melihat "bencana" di balik angka persen yang kecil itu.

5. Tips untuk Menghindari Fallacy Ini
- Jangan Percaya Intuisi: Terimalah fakta bahwa Anda tidak memiliki rasa intuitif untuk pertumbuhan persentase. Jangan menebak-nebak.

- Gunakan Kalkulator: Apa yang benar-benar membantu adalah kalkulator. Hitunglah secara matematis.

- Gunakan Angka Ajaib 70: Untuk menghitung waktu pelipatgandaan (doubling time), gunakan rumus: 70 dibagi tingkat pertumbuhan (dalam persen). Contoh: Inflasi 5%. 70 / 5 = 14 tahun. Artinya dalam 14 tahun nilai uang atau harga barang akan berubah dua kali lipat.

Leave a Comment