The Art of Thinking Clearly
Bab 62
Expectations
1. Nama Fallacy (Termasuk Alias)
Nama Utama: Expectations (Harapan / Ekspektasi).
Efek Terkait: The Rosenthal Effect (Efek Rosenthal) / The Pygmalion Effect (Efek Pygmalion), The Placebo Effect (Efek Plasebo).
Deskripsi Judul: "Tangani dengan Hati-Hati" (Handle with Care).
2. Penjelasan Fallacy
Apa itu Expectations dalam konteks ini? Ini adalah kekuatan mental yang tidak berwujud namun memiliki dampak nyata untuk mengubah realitas. Harapan bukan sekadar keinginan pasif; ia memengaruhi cara kita memperlakukan orang lain (sehingga mengubah hasil mereka) dan cara tubuh kita bereaksi terhadap pengobatan. Namun, di pasar keuangan, harapan yang tidak terpenuhi—sekecil apa pun selisihnya—dapat memicu hukuman yang tidak proporsional.
Mengapa dinamakan demikian? Dinamakan demikian karena fenomena ini berpusat pada apa yang kita antisipasi atau harapkan akan terjadi. Ketika realitas meleset sedikit saja dari ekspektasi (seperti kasus saham Google atau Juniper), reaksi emosional yang timbul jauh lebih besar daripada fakta objektifnya. Sebaliknya, ketika ekspektasi positif ditanamkan (seperti pada guru terhadap murid), realitas bisa berubah mengikuti harapan tersebut.
3. Ranking Probabilitas Terjadi di Masyarakat
Skor: 5/5 (Hukum Alam Psikologi & Ekonomi)
Alasan: Ekspektasi menggerakkan pasar saham global setiap hari. Selain itu, interaksi sosial (pendidikan, pengasuhan) dan medis (penyembuhan) sangat bergantung pada kekuatan sugesti dan harapan. Kita tidak bisa hidup tanpa ekspektasi.
4. 3 Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari
- Saham Google (2006): Google mengumumkan kenaikan pendapatan 97% dan laba bersih 82% (rekor dunia). Namun, sahamnya justru anjlok 16%. Mengapa? Karena analis mengharapkan hasil yang lebih tinggi lagi. Realitas yang fantastis dikalahkan oleh ekspektasi yang tidak realistis, menyebabkan kepanikan pasar.
- Efek Rosenthal (Sekolah): Guru diberitahu (secara acak) bahwa 20% murid tertentu adalah "bloomers" (calon jenius), padahal mereka dipilih sembarangan. Karena guru berharap mereka pintar, guru memperlakukan mereka secara berbeda (bawah sadar). Setahun kemudian, IQ murid-murid tersebut benar-benar meningkat drastis dibandingkan murid lain. Harapan guru mengubah realitas kecerdasan siswa.
- Efek Plasebo (Medis): Pasien sembuh setelah minum pil kosong (gula) hanya karena mereka berharap pil itu menyembuhkan. Harapan mengubah biokimia otak dan tubuh. Efek ini tidak bekerja pada pasien Alzheimer karena bagian otak yang memproses ekspektasi mereka rusak.
5. Tips untuk Menghindari (dan Menggunakan) Fallacy Ini
- Kelola Ekspektasi Pribadi: Naikkan ekspektasi untuk diri sendiri dan orang yang Anda cintai (seperti efek Rosenthal), karena ini meningkatkan motivasi dan hasil.
- Turunkan Ekspektasi Eksternal: Turunkan ekspektasi untuk hal-hal yang tidak bisa Anda kendalikan (seperti pasar saham atau cuaca). Semakin rendah ekspektasi Anda pada hal-hal ini, semakin Anda terlindungi dari kekecewaan irasional.
- Antisipasi Kejutan: Cara terbaik melindungi diri dari kejutan buruk adalah dengan mengantisipasinya. Sadari bahwa pasar bereaksi pada selisih ekspektasi, bukan pada kinerja absolut.