ASML's Architects
Bab 59
Cash Flow Positive
#1: Tonggak Sejarah: Akhirnya Untung (Musim Panas 1989)
Untuk pertama kalinya dalam sejarahnya, ASML menghasilkan lebih banyak uang daripada yang dibelanjakan (cash flow positive).
- Retreat Thorn: Manajemen merayakannya di Hotel La Ville Blanche, Thorn, untuk menyusun strategi 5 tahun.
- Rencana IPO: Dalam euforia ini, Dick Aurelio (SVP Commercial Operations) mengusulkan Go Public (IPO) pada pertengahan 1991. Wim Troost sebenarnya skeptis dan pasif-agresif menolaknya ("Kertas itu sabar, tulis saja dulu"), karena ia tahu ASML belum cukup kuat untuk pasar saham.
#2: Ambisi Dick Aurelio vs Keraguan Troost
Dick Aurelio, mantan eksekutif Picker International yang flamboyan (jas rapi, sepatu Italia), sangat ambisius ingin menjadi CEO.
- Kredibilitas Penjualan: Aurelio sukses membawa masuk pelanggan besar seperti Micron, National Semiconductor, dan IDT. Timnya sangat kuat di pasar AS.
- Gaya Hidup: Troost tidak menyukai gaya hidup mewah Aurelio dan kekhawatirannya bahwa Aurelio ingin memindahkan ASML ke Silicon Valley serta mengabaikan dewan pekerja (Works Council).
- Keputusan Philips: Akhirnya, Philips menolak Aurelio sebagai CEO dan memilih orang dalam mereka sendiri. Kecewa, Aurelio keluar setahun kemudian untuk memimpin Varian.
#3: Ilusi Angka dan Realitas Pasar
Meskipun laporan menyebutkan pangsa pasar 15% dan laba $7-9 juta pada 1989, angka ini sedikit "dipermak".
- Faktor TSMC: Keuntungan 1989 sebagian besar diselamatkan oleh 17 mesin pengganti akibat kebakaran pabrik TSMC. Tanpa itu, posisi ASML sebenarnya masih lemah dan terlilit utang besar ke Philips.
- Tantangan Pasar: Konsolidasi terjadi; 30 perusahaan chip menguasai 80% pembelian alat. ASML harus bersaing keras menarik perhatian mereka.
#4: Harapan Masa Depan: PAS 5500
Seluruh strategi masa depan ASML bertumpu pada pengembangan mesin generasi baru: PAS 5500.
- Dukungan R&D: Pemerintah Belanda dan proyek ESPRIT Eropa memberikan hibah $16,5 juta (menutup 60% biaya riset).
- Minat Pelanggan: Raksasa seperti IBM, Intel, Motorola, dan Siemens menyatakan minat untuk membantu pengembangan PAS 5500 hanya berdasarkan cetak biru rencananya.
- Strategi Asia: ASML berencana menggunakan Korea dan Taiwan sebagai batu loncatan untuk menyerang pasar kandang Nikon dan Canon di Jepang.
#5: Kemenangan Strategi I-line (Steef Wittekoek)
ASML berada di jalur teknologi yang benar berkat proyek Megachip (I-line).
- Kesalahan Nikon/Canon: Kompetitor mencoba melompati teknologi I-line langsung ke DUV (Deep Ultraviolet). Ternyata DUV terlalu kompleks dan belum siap. Mereka terpaksa balik arah ke I-line, sementara ASML sudah memimpin di sana.
- Visi Wittekoek: Steef Wittekoek memprediksi I-line akan bertahan lama (hingga resolusi di bawah 0,5 mikron) dan menjadi "kuda beban" industri untuk chip DRAM 16M dan 64M. ASML meluncurkan PAS 5000 sebagai jembatan transisi sebelum PAS 5500 siap pada 1991.