Hoodwinked

ASML's Architects 
Bab 22
Hoodwinked

#1: Pertemuan Smit dan Del Prado: Kecocokan Instan (Akhir 1983)

Saat Gjalt Smit bertemu Arthur del Prado pada akhir 1983, terjadi kecocokan instan (instant click). Del Prado terkesan dengan Smit yang merupakan seorang "polymath" (doktor astrofisika yang paham pemasaran). Smit memikat Del Prado dengan menceritakan pengalamannya di ITT dan mengkritik mantan majikannya, Philips, sebagai "kekacauan" dalam hal bisnis dan pemasaran.

Smit membual tentang kurangnya kontrol finansial di Philips ("di sana Anda punya akuntansi, tapi tidak ada kontrol") dan membandingkan manajemen dengan menerbangkan pesawat yang butuh instrumen jelas. Ini adalah musik di telinga Del Prado. Del Prado meyakinkan Smit bahwa di usaha patungan ini, ASM yang memimpin ("running the show"), bukan Philips. Terbuai oleh visi "one-stop shop" dan reputasi teknologi Natlab, Smit meninggalkan pertemuan dengan semangat tinggi.

#2: Reuni Dingin dengan Wim Troost (Awal 1984)

Smit kembali ke gedung Philips S&I untuk menemui George de Kruiff dan mantan bosnya, Wim Troost. Reuni ini berlangsung dingin ("icy"). Troost, pekerja keras yang setia, merasa sakit hati karena dilewati untuk posisi CEO demi Smit yang "kutu loncat" (job-hopping).

Meskipun demikian, Troost tetap loyal pada proyeknya dan mencoba meyakinkan Smit tentang potensi besar stepper. Namun, Smit yang trauma dengan birokrasi S&I dan tidak ingin diganggu oleh mantan bosnya, memberikan syarat tegas kepada De Kruiff: "Satu hal, Tuan De Kruiff: pintu antara saya dan Wim Troost, itu harus dikunci."

#3: Pemberontakan Halus: Newsletter Serikat Pekerja (Februari 1984)

Di lantai bawah, moral karyawan S&I sangat rendah. Pada Februari 1984, buletin serikat pekerja menerbitkan edisi kritis. Halaman depannya memuat karikatur Arthur del Prado yang gemuk sedang menghipnotis karyawan Philips: "Kamu sangat ingin pergi! Kamu senang menjadi bagian dari joint venture dengan ASM International!"

Karyawan merasa nasib mereka adalah fait accompli (fakta yang sudah terjadi). Wawancara anonim mengungkapkan ketakutan mereka akan masa depan karir di perusahaan kecil dan keraguan terhadap mesin PAS 2000 yang dianggap teknologi usang yang akan kehilangan nilai pasarnya setelah tahun 1990.

#4: Satire "El Sleezo Cafe" dan Dr. Wholewheatcake (Februari 1984)

Buletin tersebut juga memuat satire humor gelap tentang sejarah stepper. Mereka menggambarkan mesin tersebut sebagai "mesin dari aluminium, batu bata, dan kaca, yang berenang dalam oli".

Kisah penyelamatan proyek digambarkan secara parodi: Dr. S. Wholewheatcake (referensi jenaka untuk Steef Wittekoek; witte koek = white cake/kue putih) menyelamatkan proyek sejenak, namun setelah timnya pergi, pabrik S&I berubah menjadi kacau balau mirip "El Sleezo Cafe" dari film The Muppet Movie. Ini mencerminkan betapa skeptisnya insinyur internal terhadap kemampuan manajemen S&I.

#5: Peringatan "Hoodwinked" dari ITT (Awal 1984)

Peringatan keras datang dari mantan rekan-rekan Smit di ITT Den Haag. Mereka bertanya point-blank: "Apakah kau tahu apa yang kau lakukan, Gjalt?" Berdasarkan info dari jaringan telekomunikasi dan analis, mereka yakin usaha patungan ini ditakdirkan gagal dan Smit sedang diperdaya (hoodwinked) atau "dimainkan".

Smit menyampaikan kekhawatiran ini kepada Del Prado. Namun, Del Prado dengan lihai menenangkannya dengan janji-janji manis (dan sebagian bohong): ia mengklaim IBM "sangat antusias" (padahal kritis) dan tim global ASM di AS siap mendukung penjualan.

#6: Awal Petualangan yang Tidak Pasti (1 April 1984)

Smit mengabaikan semua tanda bahaya—sinisme karyawan, peringatan ITT, dan kondisi teknis mesin yang buruk. Ia telah mengajukan pengunduran diri dari ITT dan pindah rumah agar lebih dekat dengan kantor barunya.

Pada 1 April 1984, Smit resmi memulai tugasnya, melangkah ke dalam petualangan yang tidak pasti dengan keyakinan yang dibangun di atas fondasi optimisme Del Prado yang rapuh, tanpa menyadari sepenuhnya bahwa ia akan memimpin sebuah perusahaan yang beroperasi dari barak bocor dengan produk yang belum matang.

Leave a Comment