The Art of Thinking Clearly
Bab 65
Volunteer’s Folly
1. Nama Fallacy (Termasuk Alias)
Nama Utama: Volunteer’s Folly (Kebodohan Relawan / Kekonyolan Sukarelawan).
Deskripsi Judul: "Kerja Sukarela Itu untuk Burung" (Volunteer Work Is for the Birds).
Konsep Terkait: Opportunity Cost (Biaya Peluang), Personal Happiness Management.
2. Penjelasan Fallacy
Apa itu Volunteer’s Folly? Ini adalah kesalahan logika di mana seseorang menyumbangkan waktu dan tenaga fisiknya untuk pekerjaan sukarela, padahal secara ekonomi dan altruistik, akan jauh lebih bermanfaat jika ia tetap bekerja di bidang keahliannya (yang bergaji tinggi) dan menyumbangkan sebagian penghasilannya untuk membayar profesional melakukan pekerjaan tersebut.
Mengapa dinamakan demikian? Disebut Folly (kebodohan/kekonyolan) karena efisiensi bantuannya rendah. Relawan sering kali merasa "puas" telah membantu (balm to our egos), padahal tindakan mereka sebenarnya kurang efektif dibandingkan donasi uang, bahkan bisa mengambil lahan pekerjaan para tukang/profesional lokal.
3. Ranking Probabilitas Terjadi di Masyarakat
Skor: 4/5 (Sering / Fenomena Sosial)
Alasan: Lebih dari seperempat orang Amerika menjadi sukarelawan. Keinginan untuk "turun tangan langsung" sering kali didorong oleh manajemen kebahagiaan pribadi (personal happiness management) daripada keinginan murni untuk memberikan dampak maksimal bagi komunitas. Kita merasa lebih baik jika memegang palu daripada menulis cek, meskipun cek itu bisa membayar 10 palu.
4. 3 Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari
- Jack si Fotografer ($500 vs $50): Jack dibayar $500/jam. Klub burung memintanya membuat rumah burung (pekerjaan tukang kayu seharga $50/jam). Jika Jack membuat sendiri, ia membuang waktu bernilai tinggi untuk hasil kualitas rendah. Lebih masuk akal jika Jack kerja 1 jam, lalu menyewa tukang kayu profesional selama 6 jam. Hasilnya: rumah burung lebih bagus, tukang kayu dapat kerja, dan masih sisa uang donasi. Tapi Jack malah memilih datang sendiri (Volunteer's Folly).
- Mengambil Jatah Tukang: Ketika relawan amatir mengerjakan pekerjaan fisik (mengecat sekolah, menggali tanah), mereka sebenarnya mengambil pekerjaan dari pedagang atau buruh lokal yang membutuhkan pendapatan tersebut.
- Pengecualian Selebriti (Bono/Zuckerberg): Jika Bono atau Mark Zuckerberg turun tangan membersihkan pantai, itu bukan Volunteer's Folly. Nilai kehadiran mereka bukan pada tenaga fisiknya, tapi pada publisitas tak ternilai yang mereka bawa. Jika Anda bukan selebriti, aturan ini tidak berlaku untuk Anda.
5. Tips untuk Menghindari Fallacy Ini
- Hitung Nilai Waktu Anda: Bandingkan tarif per jam Anda dengan tarif pekerjaan sukarela tersebut. Jika tarif Anda jauh lebih tinggi, bekerjalah lebih lama dan donasikan uangnya (greenbacks) daripada tenaga amatir Anda (greenhorn labor).
- Gunakan Keahlian Spesifik: Menjadi relawan hanya masuk akal jika Anda menggunakan keahlian profesional Anda (misal: Jack memotret untuk kampanye amal, atau dokter mengobati korban bencana). Jika tidak, lebih baik donasi uang.
- Cek Status Selebriti: Tanya diri sendiri: "Apakah orang menoleh dua kali saat berpapasan dengan saya di jalan?" Jika tidak, Anda bukan selebriti. Kontribusi terbaik Anda adalah uang, bukan fisik.