The Art of Thinking Clearly
Bab 24
Coincidence
1. Nama Fallacy (Termasuk Alias)
Nama Utama: Coincidence (Kebetulan).
Deskripsi Judul: "Ketidakterelakan Peristiwa yang Tidak Mungkin" (The Inevitability of Unlikely Events).
Istilah Terkait: Synchronicity (Sinkronisitas - istilah C.G. Jung).
2. Penjelasan Fallacy
Apa itu Fallacy Ini? Ini adalah kecenderungan manusia untuk melihat makna mistis, takdir, atau campur tangan ilahi pada peristiwa langka yang terjadi secara bersamaan. Padahal, jika dilihat dari kacamata probabilitas, peristiwa "langka" tersebut sebenarnya pasti akan terjadi (inevitable) jika kita memperhitungkan cukup banyak peluang dan waktu.
Mengapa terjadi? Kita sering terkejut karena kita hanya memperhatikan saat peristiwa itu terjadi (misal: memikirkan teman, lalu teman menelepon), dan mengabaikan jutaan momen saat peristiwa itu tidak terjadi (memikirkan teman tapi tidak ditelepon, atau ditelepon saat tidak memikirkan teman). Psikiater C.G. Jung menyebut ini "sinkronisitas" (kerja kekuatan tak dikenal), tapi pemikir rasional menyebutnya statistik murni.
3. Ranking Probabilitas Terjadi di Masyarakat
Skor: 5/5 (Sangat Sering / Kesalahan Estimasi Alami)
Alasan: Manusia sangat buruk dalam mengestimasi probabilitas. Kita cenderung "tersandung" saat memproses angka peluang yang sangat kecil tapi bukan nol. Kita mudah tergoda untuk berseru "Ini pasti telepati!" atau "Ini tanda dari Tuhan!" daripada melakukan perhitungan matematika sederhana.
4. 3 Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari
- Ledakan Gereja Nebraska (1950): 15 anggota paduan suara terlambat datang latihan karena alasan berbeda-beda (menyetrika baju, mobil mogok, ketiduran). Pukul 7.25 gereja meledak. Tidak ada yang mati karena semua terlambat. Mereka mengira itu "Tanda Tuhan". Faktanya: Jutaan latihan paduan suara terjadi setiap hari tanpa ledakan. Secara statistik, kejadian langka seperti di Nebraska ini sangat mungkin terjadi setidaknya sekali dalam satu abad. Itu bukan mukjizat, hanya kebetulan langka.
- Telepon Teman (Telepati?): Anda memikirkan teman lama, tiba-tiba telepon berdering dan itu dia. Anda pikir itu telepati. Faktanya: Anda menghabiskan 90% waktu memikirkan orang lain. Peluang dua orang saling memikirkan dan salah satunya menelepon menjadi sangat mungkin terjadi seiring berjalannya waktu, mengingat ada ribuan momen di mana hal itu tidak terjadi.
- Intel vs AMD (Mike Webb): Intel menemukan rahasia cip pesaingnya (AMD) karena kebetulan. Kedua perusahaan mempekerjakan orang bernama Mike Webb. Kedua Mike Webb menginap di hotel yang sama dan check-out di hari yang sama. Hotel salah mengirim paket rahasia AMD ke Mike Webb milik Intel. Terdengar mustahil? Tidak juga, mengingat banyaknya pelancong bisnis dan nama yang umum.
5. Tips untuk Menghindari Fallacy Ini
- Gunakan Kertas dan Pensil: Saat mengalami kebetulan, gambar empat kotak kemungkinan (Kejadian A terjadi & B terjadi; A terjadi & B tidak terjadi; dst). Isi frekuensinya. Anda akan sadar betapa seringnya "kebetulan" itu tidak terjadi.
- Jangan Terlalu Heboh: Jangan terlalu bersemangat (let’s not get too excited) menanggapi kebetulan. Kebetulan yang mustahil adalah peristiwa langka tapi sangat mungkin terjadi.
- Pola Pikir Statistik: Ingatlah bahwa justru akan lebih mengejutkan jika peristiwa-peristiwa langka tersebut tidak pernah terjadi sama sekali di dunia yang seluas ini.