🎨 Masa Depan UI Bukan Lagi “Didesain”, Tapi “Digenerate”? (Analisis UX Tigers)


Jakob Nielsen (Bapak UX Dunia) lewat UX Tigers baru saja membahas perubahan fundamental pada Google Search. Kita sedang bergerak dari era "mencari link" ke era Generative UI.

Apa artinya buat desainer dan pengguna? Ini bedahannya:

1. ⚠️ Problem Statement (Masalah)
* UI Statis itu Kaku: Selama ini, antarmuka (UI) dibuat "Satu Ukuran untuk Semua". Setiap user melihat menu dan layout yang sama, padahal kebutuhan mereka beda-beda.
* Beban Kognitif: Di Google Search lama, user harus bekerja keras: ketik keyword -> scan list biru -> klik link -> baca website -> balik lagi (pogo-sticking).
* Inefisiensi: Informasi tersebar di banyak tempat, memaksa user menjadi "kuli data" untuk menyatukan jawaban.

2. 🛠️ Metodologi & Solusi
Google menerapkan Generative UI (lewat AI Overviews/Gemini).
* On-the-Fly Creation: AI tidak hanya men-generate teks jawaban, tapi juga men-generate Antarmuka (Interface) secara instan.
* Personalized Layout: Jika kamu cari "Rencana Liburan", AI akan membuatkan tabel itinerary. Jika cari "Sepatu Lari", AI membuatkan kartu perbandingan harga.
* Intent-Based: UI disusun berdasarkan niat user saat itu juga, bukan berdasarkan template halaman web yang sudah jadi.

3. 📈 Findings & Dampak
* Shift Paradigma: Kita beralih dari Navigation-based (user mencari jalan) ke Intent-based (user minta, sistem sediakan).
* Ancaman Website: Bagi pemilik web, ini berita buruk. Google berubah dari "Gerbang ke Web" menjadi "Tembok Tujuan Akhir". User tidak perlu lagi keluar dari Google.
* Kepuasan User: Bagi user, ini sangat efisien. Jawaban langsung tersaji dalam format visual yang paling mudah dicerna tanpa perlu klik sana-sini.

4. 💡 Key Takeaways
* Death of "Pages": Konsep "Halaman Web" mulai relevan berkurang. Masa depan adalah potongan informasi (components) yang dirakit ulang oleh AI.
* Tantangan Desainer: Tugas UI/UX Designer bukan lagi menggambar halaman statis, tapi merancang Sistem Desain dan Rules yang bisa dipakai AI untuk men-generate tampilan.
* Quality Content: Karena AI merangkum isi, konten yang sifatnya "basa-basi" akan dibuang. Hanya data mentah yang berkualitas yang akan diambil oleh Generative UI.

🔗 Baca Analisis Lengkapnya:
https://www.uxtigers.com/post/generative-ui-google

🏷️ #UXDesign #GenerativeUI #GoogleSearch #ArtificialIntelligence #JakobNielsen #UserExperience #FutureTech #WebDesign #GenAI

Leave a Comment