Hotel Victoria

ASML’s Architects Bab 37 Hotel Victoria 🏨#1: Kudeta Pelatihan Philips (Pertengahan November 1984) Sekitar 20 manajer dan insinyur senior ASML berangkat ke Hotel Victoria (dekat Taman Nasional De Hoge Veluwe) untuk program teambuilding dan pelatihan dua hari yang dipandu oleh pelatih dari Philips. Tujuannya: mempercepat pengembangan mesin agar siap April 1986.Kudeta: Gjalt Smit tiba pukul … Read moreHotel Victoria

Anthill (Sarang Semut)

ASML’s Architects Bab 36 Anthill (Sarang Semut) 🐜#1: Kejujuran Brutal Martin van den Brink (Oktober 1984) Pada Jumat sore di bulan Oktober, Martin van den Brink (yang baru setahun lulus kuliah) berdiri di depan flip chart di ruang rapat sempit gedung TQ3. Di hadapan selusin insinyur, ia menyampaikan penilaian teknis yang jujur namun mengejutkan: “Gentlemen, … Read moreAnthill (Sarang Semut)

Victoria Veste

ASML’s Architects Bab 35 Victoria Veste 🎓#1: Indoktrinasi Anti-Philips dan Lokasi (September 1984) Pada Selasa pagi yang suram di awal September 1984, Wim Hendriksen (insinyur perangkat lunak dari Philips Medical) dan 20 karyawan baru lainnya berkumpul di Victoria Veste, sebuah gedung pertemuan di seberang Stasiun Pusat Eindhoven, untuk kursus pengantar satu minggu. CEO Gjalt Smit … Read moreVictoria Veste

Back to Elcoma

ASML’s Architects Bab 34 Back to Elcoma #1: Reputasi Smit dan Dilema Pendanaan De Kruiff Berita tentang rencana ambisius Gjalt Smit menyebar cepat melalui jaringan internal Philips. Ferdinand Rauwenhoff, kepala divisi Belanda Philips, memuji antusiasme Smit kepada George de Kruiff: “Akhirnya kita punya orang lain di Philips yang mewujudkan sesuatu, seseorang yang berkata ‘Ayo pergi … Read moreBack to Elcoma

Landmark

ASML’s Architects Bab 33 Landmark#1: Visi “Silicon Valley” dan Penolakan Arsitek Philips (Musim Panas 1984) Sementara manajemen ASML bekerja di bangunan portabel darurat, Gjalt Smit dan Joop van Kessel merencanakan markas besar baru. Smit menolak tawaran departemen arsitektur Philips yang menyodorkan desain gedung pasca-perang yang suram, birokratis, dan tanpa tenggat waktu jelas. Smit keluar dari … Read moreLandmark

The Business Plan

ASML’s Architects Bab 32 The Business Plan#1: Dokumen Politik dan “Kebohongan Putih” (Musim Panas 1984) Pada musim panas 1984, Gjalt Smit menyusun rencana bisnis pertama ASML. Dokumen ini digambarkan sebagai “dokumen yang sangat politis”. Smit menggunakan prediksi pasar yang ditafsirkan secara sempit dan “kebohongan putih” (little white lies) untuk memikat pemegang saham agar mau merogoh … Read moreThe Business Plan

The First Want Ad

ASML’s Architects Bab 31 The First Want Ad#1: Keraguan Smit akan Talenta Belanda (April 1984) Setelah cetak biru (blueprint) PAS 2500 siap pada akhir April 1984, Gjalt Smit, Richard George, dan Joop van Kessel menghadapi tugas berat merekrut ratusan insinyur dalam dua tahun.Smit awalnya skeptis terhadap ketersediaan talenta manufaktur di Belanda. Ia menyebut Belanda sebagai … Read moreThe First Want Ad

The Cartoon Presentation

ASML’s Architects Bab 30 The Cartoon Presentation#1: Mendiagnosis “Penyakit” Budaya (Juni 1984) Gjalt Smit menyadari masalah terbesar ASML bukan hanya teknologi atau uang, tetapi moral. Tim eks-Philips yang berjumlah 50 orang telah kehilangan semangat juang (spunk) akibat tahun-tahun birokrasi, friksi internal, dan janji kosong manajemen Philips. Smit membutuhkan tim dengan mentalitas “bola kotak” (con coglioni … Read moreThe Cartoon Presentation

The First Drawings

ASML’s Architects Bab 29 The First Drawings#1: Persiapan Rencana “Megalomania” (Juni 1984) Sebelum menghadap dewan direksi, Gjalt Smit menyisir rencana bisnisnya bersama Richard George, Joop van Kessel, dan Ger Janssen. Angka yang muncul untuk pengembangan, produksi, logistik, dan fasilitas baru sangat fantastis: $100 juta.Tim inti Smit ternganga dan menganggapnya megalomania, namun mengakui perhitungannya realistis. Smit … Read moreThe First Drawings

The Japanese

ASML’s Architects Bab 28 The Japanese 🇯🇵#1: Kejutan Kualitas Hewlett-Packard (1979) Selama tahun 60-an dan 70-an, Amerika merasa memiliki “hak lahir” untuk memimpin industri chip (berkat penemuan Bell Labs, Intel, dan TI). Namun, ilusi ini hancur pada konferensi industri tahun 1979.Seorang manajer Hewlett-Packard (HP) mempresentasikan data mengejutkan: chip buatan Amerika memiliki tingkat kegagalan (failure rate) … Read moreThe Japanese