Gemini 3 hadir dengan kemampuan reasoning yang jauh lebih dalam. Tapi, kalau kamu masih pakai trik prompting zaman GPT-3.5 atau Gemini 1.0, kemungkinan besar kamu malah menghambat potensinya.
Philipp Schmid dari Hugging Face baru saja membedah cara optimal “berbicara” dengan model baru ini. Spoiler: Struktur adalah Kunci.
Mari kita bedah tekniknya! ๐
๐ 1. The Problem (Masalah Utama)
Banyak dari kita terbiasa dengan “Prompt Engineering” yang ribet: instruksi yang berbelit-belit, jailbreak aneh, atau memaksakan model berpikir dengan cara tertentu (“Think step-by-step”).
* Isu: Gemini 3 sudah pintar. Instruksi yang terlalu micro-managing justru bisa membingungkan model atau menurunkan kualitas output karena membatasi ruang gerak “Reasoning”-nya.
๐ก 2. Metodologi: Structured Prompting with XML
Kunci utama untuk Gemini 3 (dan model modern lainnya) adalah pemisahan konteks yang jelas. Phil menyarankan penggunaan XML Tags.
* Why XML? Model dilatih untuk mengenali struktur ini. Ini membantu model membedakan mana yang “Instruksi”, mana yang “Data”, dan mana yang “Contoh”.
* Format: Gunakan tag seperti <instruction>, <context>, <examples>, dan <user_input>.
๐ ๏ธ 3. Best Practices (Tips Teknis)
Berikut rangkuman taktis agar prompt kalian lebih nendang:
๐ท๏ธ Use XML Tags:
Jangan campur aduk teks. Bungkus bagian prompt kalian.
Contoh:
<instruction>
Analisis sentimen dari teks berikut.
</instruction>
<text>
Produk ini bagus banget!
</text>
๐ซ Stop “Let’s think step by step”:
Gemini 3 (terutama varian Thinking) sudah melakukan Chain of Thought secara otomatis. Meminta dia melakukannya lagi secara manual seringkali redundan atau malah memicu output yang berulang-ulang.
๐ฏ One-Shot is Powerful:
Memberikan satu contoh berkualitas tinggi (One-Shot) di dalam prompt seringkali memberikan hasil yang jauh lebih baik daripada instruksi panjang lebar tanpa contoh. Bungkus contoh ini dalam tag <example>.
๐ 4. Key Takeaways
* Clarity > Tricks: Lupakan trik “hipnotis” AI. Fokus pada kejelasan perintah dan struktur data.
* Structure Your Thoughts: Memaksa kita (user) untuk menyusun prompt dengan rapi pakai XML ternyata juga membantu kita memperjelas apa yang sebenarnya kita mau.
* Trust the Model: Berikan tujuan akhir (Goal), dan biarkan kemampuan reasoning Gemini 3 mencari jalan terbaik menuju ke sana.
Ada yang sudah coba gaya prompting pakai XML tags ini? Lebih efektif mana dibanding prompt “curhat” biasa? Diskusi di bawah ya! ๐
๐ Sumber Lengkap & Contoh Code:
https://www.philschmid.de/gemini-3-prompt-practices
#Gemini3 #PromptEngineering #GenerativeAI #GoogleDeepMind #HuggingFace #MachineLearning #LLM #CodingTips