Mentang-mentang ada ChatGPT, sekarang semua aplikasi berlomba-lomba ganti tombol jadi kolom chat. Padahal? Rasanya malah makin ribet dan nggak natural! π«
Artikel dari Proof of Concept ini memberikan tamparan keras buat desainer produk yang malas mikirin UI karena terlalu mengandalkan AI.
Ini bedahannya:
1. β οΈ Problem Statement (Masalah)
* The "Blank Canvas" Paralysis: Saat dikasih kolom chat kosong, user sering bingung: "Gue bisa suruh apa aja ya di sini?". Tidak ada petunjuk visual (affordance) tentang apa yang mungkin dilakukan.
* Inefisiensi: Ngetik perintah panjang lebar ("Tolong ubah warna tombol jadi biru tua dan geser ke kanan 5px") itu jauh lebih lambat daripada sekadar klik & drag mouse.
* Ambiguitas: Bahasa manusia itu tidak presisi. "Geser sedikit" bagi AI bisa berarti 10px, bagi user bisa berarti 50px.
2. π οΈ Metodologi & Hipotesis
Penulis membedah kapan Natural Language (NLI) itu berguna, dan kapan dia gagal total.
* High-Level Intent: Bahasa natural bagus untuk menyatakan niat abstrak (Contoh: "Buatkan rencana liburan ke Bali").
* Low-Level Precision: Bahasa natural buruk untuk kontrol presisi (Contoh: "Pilih kursi pesawat 14A").
* Solusinya: Jangan buang GUI (Graphical User Interface). Kita butuh Hybrid Interface.
3. π Findings & Temuan
* π Cognitive Load Tinggi: Memaksa user menyusun kalimat perintah (Prompting) itu membebani otak. Klik tombol "Filter" lebih santai daripada harus mikir kata-kata buat memfilter data.
* π Feedback Loop: Di UI biasa, kalau tombol abu-abu, kita tau fitur itu mati. Di Chatbot, kita harus tanya dulu baru tau kalau dia nggak bisa melakukannya. Buang waktu!
* π¨ Visual > Text: Untuk tugas visual (edit foto/desain), manipulasi langsung (direct manipulation) selalu menang lawan instruksi teks.
4. π‘ Key Takeaways
* Chat is NOT the Universal UI: Jangan ganti semua menu dengan chatbox. Itu kemunduran UX.
* AI as Co-Pilot, not Autopilot: Biarkan AI mengerjakan tugas berat (drafting awal), tapi berikan kontrol UI (tombol/slider) ke user untuk finishing touch.
* Generative UI: Masa depan bukan "Chatting", tapi AI yang bisa memunculkan widget UI yang tepat sesuai kebutuhan user saat itu.
π Baca Analisis Lengkapnya:
https://www.proofofconcept.pub/p/when-natural-language-feels-unnatural
#UXDesign #ProductDesign #ArtificialIntelligence #GenerativeUI #Chatbot #UserExperience #TechTrends #NoCode #SoftwareEngineering