Banyak tim developer berantem cuma gara-gara bingung cara mengelola branch.
"Kita pakai Develop branch gak?"
"Langsung push ke Main boleh gak?"
Padahal, tidak ada strategi yang paling benar. Yang ada adalah strategi yang paling cocok dengan budaya timmu.
Mari kita bedah 5 Strategi Git Utama menggunakan analogi "DAPUR RESTORAN", lengkap dengan jurus rahasia Feature Flags:
1οΈβ£ GIT FLOW (The Classic Fine Dining)
Strategi paling tua, paling terstruktur, dan paling rumit.
* βοΈ Konsep:
* Punya 2 Branch Abadi: Main (Produk Jadi) & Develop (Dapur Masak).
* Punya 3 Branch Sementara: Feature (Bahan baru), Release (Persiapan sajian), Hotfix (Darurat).
* Kode tidak pernah langsung masuk ke Main kecuali lewat rilis resmi.
* π₯ Analogi: Restoran Bintang 5. Ada pos persiapan bahan, pos memasak, pos plating, baru diantar ke meja. Sangat ketat biar gak ada kesalahan.
* β
COCOK UNTUK SIAPA?
* Tim yang merilis software secara berkala (misal: Rilis v1.0, lalu v2.0).
* Aplikasi Mobile/Desktop yang user-nya harus download update manual.
2οΈβ£ TRUNK-BASED DEVELOPMENT (The Fast Food + Magic Switch)
Strategi paling ngebut, favorit Google, Meta, & Netflix.
* βοΈ Konsep:
* Cuma ada 1 Branch Utama: Main/Trunk.
* Developer push kode ke Main berkali-kali dalam sehari (bahkan jam-jaman).
* π© RAHASIANYA: Feature Flags (Saklar Fitur)
* "Loh, kalau kode belum selesai di-push ke Main, error dong?"
* GAK ERROR, karena mereka pakai Feature Flag.
* Bayangkan kamu pasang lampu baru di rumah, tapi saklarnya dimatikan (OFF). Lampunya sudah terpasang (kode sudah di Main), tapi user tidak melihat cahayanya.
* Developer membungkus kode baru dengan IF Flag = ON. Selama Flag-nya OFF, kode itu "tidur". Aman!
* π» Contoh Kodingan Feature Flag:
# Cek status saklar di database/config
if FeatureFlag.is_active("fitur_pembayaran_baru"):
tampilkan_payment_gateway_baru() # Kode Baru (Masih Testing)
else:
tampilkan_transfer_manual() # Kode Lama (Stabil)
* π Alur Kerjanya:
* Coding: Tulis fitur baru, bungkus dengan IF.
* Deploy: Push ke Main -> Production. Saklar OFF. User biasa tetap lihat kode lama.
* Testing: Nyalakan saklar ON khusus untuk user ID Admin. Tes di Production.
* Rilis: Kalau aman, nyalakan saklar ON untuk 100% user.
* π₯ Analogi: Live Cooking. Semua koki masak di panci yang sama. Kalau ada bahan percobaan, ditaruh di pinggir piring dulu (Flag Off), gak langsung diaduk.
* β
COCOK UNTUK SIAPA?
* Tim Senior yang disiplin & punya infrastruktur Automated Testing kuat.
* Startup Unicorn yang butuh rilis fitur super cepat.
3οΈβ£ GITHUB FLOW (The Modern CafΓ©)
Versi "Diet" dari Git Flow. Simpel dan ringan.
* βοΈ Konsep:
* Cuma ada Main + Feature Branch.
* Bikin branch -> Commit -> Buka Pull Request (PR) -> Review -> Merge ke Main -> Langsung Deploy.
* Tidak ada branch Develop atau Release. Main = Production.
* π₯ Analogi: Coffee Shop. Barista bikin kopi pesanan (Feature), dicicipi sebentar (Review), langsung kasih ke pelanggan (Deploy). Gak perlu nunggu batch besar.
* β
COCOK UNTUK SIAPA?
* Tim Kecil hingga Menengah.
* Web Apps / SaaS yang bisa di-deploy kapan saja.
4οΈβ£ GITLAB FLOW (The Catering Service)
Jalan tengah. Fokus pada penyesuaian dengan Lingkungan Server (Environment).
* βοΈ Konsep:
* Mirip GitHub Flow, TAPI punya branch khusus server: Staging, Pre-Production, Production.
* Kode mengalir seperti air terjun: Fitur -> Main -> Staging -> Production.
* π₯ Analogi: Layanan Katering. Masak di dapur -> Pindah ke Pemanas Makanan -> Pindah ke Meja Prasmanan. Ada pos-pos pengecekan sebelum dimakan tamu.
* β
COCOK UNTUK SIAPA?
* Software House / Agency yang perlu persetujuan klien (UAT) sebelum Live.
* Tim yang butuh proses rilis bertahap.
5οΈβ£ FORKING WORKFLOW (The Open Source)
Terdesentralisasi total. Aman untuk kolaborator asing.
* βοΈ Konsep:
* Developer GAK PUNYA IZIN tulis di repo utama.
* Developer copy (Fork) repo ke akun pribadi -> Edit -> Ajukan Pull Request.
* π₯ Analogi: Pesta Potluck (Bawa Makanan Sendiri). Tamu masak di rumah masing-masing, tuan rumah yang nentuin makanan itu layak disajikan atau enggak.
* β
COCOK UNTUK SIAPA?
* Proyek Open Source (Linux, Android).
* Tim dengan banyak Freelancer atau Vendor luar.
π¬ Tim kalian tipe yang mana?
A. Tipe Word (GitHub Flow: Kirim PR, nunggu di-approve bos dulu π΄)
B. Tipe Google Docs (Trunk-Based: Ketik barengan, urusan error belakangan π)
Vote di bawah! π
#Git #VersionControl #DevOps #GitFlow #TrunkBased #GitHubFlow #SoftwareEngineering #CodingTips #ProgrammerIndonesia #TechTalk